P3A Mekar Wahyuharjo, Lendah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan rapat koordinasi dengan kelompok tani dan petani di wilayah Kalurahan Wahyuharjo. Koordinasi tersebut membahas tentang tata tanam padi untuk persiapan musim tanam mendatang.
Bertempat di Balai Kalurahan Wahyuharjo, rapat koordinasi ini juga mengundang PSDA Provinsi DIY, BPP Lendah, dan Komisi Irigasi Wokeng sebagai narasumber. Pada musim tanam padi saat ini yang perlu diwaspadai yaitu hama tikus. Pemerintah Kalurahan direncanakan akan menganggarkan pelatihan pembuatan emposan tahun depan untuk mengendalikan hama tikus. Perlu diperhatikan pula jaringan irigasi, agar selalu dirawat utamanya oleh para petani sebagai pengguna utama irigasi tersebut.
Tata tanam padi untuk musim mendatang juga turut dibahas antara lain jadwal sebar dan tanam. Jadwal sebar direncanakan pada tanggal 20 – 25 Januari 2026 dan jadwal tanam direncanakan pada tanggal 15 – 20 Februari 2026. Varietas yang saat ini direkomendasikan yaitu Mapan, Supadi, Inpari, dan Ciherang. Biaya traktor juga disepakati Rp2.500,00/ru ditambah dengan iuran P3A sebesar Rp5.000,00/pekulen.
Pada musim tanam saat ini varietas yang digunakan petani sangatlah beragam dan beberapa di luar dari yang direkomendasikan. Kaitannya dengan hal tersebut P3A dan Kelompok Tani mengimbau kepada petani agar melaporkan varietas baru yang digunakan. “Petani yang menggunakan varietas padi baru diharapkan lapor ke Kelompok Tani dan P3A agar dapat dipantau. Pemantauan dilakukan sebagai upaya pengendalian hama mengingat varietas tersebut masih baru dan diupayakan tidak membawa penyakit bagi varietas yang lama.”
Rapat koordinasi P3A ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi bagi kelompok tani dan petani. Harapannya dengan koordinasi ini dapat menjaring usulan, masalah, dan kebutuhan petani serta bagaimana upaya untuk mengatasinya. (ptn)