Pembangunan irigasi Blok 9 Bulak Kidul Sungapan yang dimulai pekan lalu terus dikebut oleh para pekerja. Seperti yang terpantau pada (10/6), pengerjaan sampai pada pelobangan pondasi. Letak pembangunan saluran yang berada jauh dari jalan, menyebabkan mobilitas material nantinya akan membutuhkan langsir menggunakan angkong. Dalam pengerjaannya, pembangunan dipimpin dan didamingi oleh Cokrohandoyo yang merupakan Kepala Seksi Pembangunan LPMKal Wahyuharjo. Lurah Wahyuharjo ataupun pamong, secara berkala memonotoring pembangunan untuk mengontrol kecukupan material dan spesifikasi pengerjaan. Ditemui di ruang kerjanya, Lurah Wahyuharjo, H. Ngaliman menyampaikan, "Pembangunan irigasi dengan dana DD ini dibangun bertahap selama beberapa tahun secara swakelola oleh warga Wahyuharjo. Ini masuk tahun ke-3. Nantinya, irigasi ini akan mengairi sawah-sawah di Blok-9 dan sekitarnya". Pembangunan secara bertahap tersebut dilakukan karena panjangnya radius irigasi, sehingga harus memperhatikan kemampuan keuangan kalurahan. Selain itu, hal tersebut dilakukan agar pembangunan bisa selesai tepat waktu, sebelum musim tanam pertama padi dimulai sekitar bulan Agustus. (did)